Notification

×

KPw BI Sulut Pelajari Pengelolaan BUMDes Carowali untuk Perkuat Ketahanan Pangan dan Kendalikan Inflasi

1 Juli 2026 | Juli 01, 2026 WIB Last Updated 2026-07-01T15:34:22Z

 

Kepala KPw BI Sulut, Joko Supratikto saat berada di Kantor Bupati Sidrap, Rabu (1/7/2026) ((Dok. Ayurahmi Rais))

SIDRAP, indinews.id - Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melakukan kunjungan lapangan (site visit) ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Carowali, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, Rabu (1/7/2026).


Kunjungan tersbut sebagai bagian dari upaya mempelajari praktik pengelolaan BUMDes yang dinilai berhasil mendukung sektor pertanian dan stabilitas pangan.


Kegiatan tersebut disambut Pemerintah Kabupaten Sidrap bersama pengelola BUMDes Carowali. 


Dalam kesempatan itu, Kepala KPw BI Sulut, Joko Supratikto menyampaikan apresiasi atas sambutan dan keterbukaan pemerintah daerah serta pengelola BUMDes dalam berbagi pengalaman.


"Melalui kunjungan ini, kami berharap dapat memperoleh gambaran langsung mengenai praktik di lapangan, mulai dari tata kelola kelembagaan, dukungan sarana produksi seperti pupuk, pola pendampingan petani, hingga penguatan rantai pasok beras," ujar Joko.


Bank Indonesia menilai pengalaman BUMDes Carowali dapat menjadi referensi dalam penguatan ekosistem pangan di Sulut, terutama untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga beras.


Dalam pemaparannya, Kepala KPw BI Sulut, mengungkapkan bahwa beras masih menjadi salah satu komoditas strategis yang memengaruhi laju inflasi di Kabupaten Minahasa. 


Sepanjang Juni 2026, harga beras medium tercatat berada pada kisaran Rp14.375 hingga Rp15.625 per kilogram. Harga tertinggi bahkan mencapai sekitar 16 persen di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).


Sementara itu, harga beras premium berada pada kisaran Rp15.000 hingga Rp16.875 per kilogram, dengan harga tertinggi sekitar 13 persen di atas HET.


Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya pembelajaran mengenai tata kelola sektor pangan, termasuk penguatan kelembagaan desa, dukungan kepada petani, serta pengembangan rantai pasok yang lebih efisien.


Di akhir kegiatan, Joko kembali menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap, BUMDes Carowali, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kunjungan tersebut.


"Semoga site visit hari ini dapat memperkuat keyakinan dan komitmen bersama dalam menjaga pasokan pangan, memperlancar distribusi, serta mendukung pengendalian inflasi daerah," tutupnya.


(sab)

CLOSE ADS
CLOSE ADS
close