JAKARTA, indinews.id - PT Bank CIMB Niaga Tbk meraih penghargaan Best SME Bank Indonesia 2026 dari Euromoney. Pengakuan tersebut diberikan atas keberhasilan perseroan melakukan transformasi layanan perbankan bagi segmen usaha kecil dan menengah (UKM) melalui pendekatan yang berorientasi pada kebutuhan nasabah, inovasi digital, serta pengembangan solusi bisnis yang inklusif dan berkelanjutan.
Penghargaan ini diraih di tengah tantangan perlambatan pertumbuhan kredit UKM dan meningkatnya kehati-hatian perbankan dalam menyalurkan pembiayaan.
Meski demikian, CIMB Niaga tetap mencatatkan pertumbuhan positif pada segmen SME. Hingga 31 Desember 2025, outstanding pembiayaan SME mencapai Rp27,4 triliun atau tumbuh 1,99 persen secara tahunan.
Sementara dana pihak ketiga dari segmen tersebut tercatat sebesar Rp47,9 triliun, meningkat 14,36 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Direktur Consumer & Emerging Business Banking CIMB Niaga, Noviady Wahyudi, mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas upaya perusahaan dalam menghadirkan layanan yang mampu mendukung perkembangan pelaku usaha di Indonesia.
Bagi CIMB Niaga, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus menghadirkan solusi yang membantu para Business Owner bertumbuh, beradaptasi dengan perubahan, dan menjalankan bisnis secara berkelanjutan.
"Kami ingin menjadi lebih dari sekadar penyedia layanan perbankan, tetapi juga mitra yang tumbuh bersama nasabah, sejalan dengan purpose CIMB Niaga yaitu Advancing Customers & Society," ujar Noviady di Jakarta, Jumat (24/7/2026).
Menurutnya, transformasi layanan SME Banking dilakukan melalui pendekatan yang lebih berpusat pada nasabah dengan dukungan Relationship Manager yang memahami kebutuhan bisnis, penyediaan solusi keuangan yang menyeluruh, serta penguatan layanan digital sesuai semangat Simpler, Better, Faster.
Salah satu inovasi yang menjadi andalan adalah penerapan One Relationship Manager (One RM) Model, yakni satu Relationship Manager yang mendampingi nasabah dalam memenuhi berbagai kebutuhan finansial, mulai dari pembiayaan, giro, cash management, payroll, collection, trade finance, transaksi valuta asing, hingga wealth management.
Model tersebut juga mengubah pendekatan layanan dari yang sebelumnya berorientasi pada produk menjadi hubungan jangka panjang dengan nasabah, sehingga solusi yang diberikan dapat disesuaikan dengan perkembangan bisnis masing-masing pelaku usaha.
Selain itu, pengembangan ekosistem digital melalui platform OCTO dan OCTOBiz turut menjadi salah satu aspek yang mendapat penilaian positif dari Euromoney.
Melalui layanan tersebut, nasabah dapat mengakses berbagai layanan perbankan selama 24 jam, termasuk pembukaan rekening giro secara digital melalui telepon pintar tanpa harus datang ke kantor cabang.
Head of Emerging Business Banking CIMB Niaga, Tony Tardjo, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut juga mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif, khususnya bagi pengusaha perempuan.
"Melalui produk Giro Kartini dan Kartini Loan, kami menghadirkan solusi untuk membantu pengusaha perempuan Indonesia mendapatkan layanan perbankan dan pembiayaan yang lebih relevan. Selain meningkatkan proses pembiayaan, inisiatif ini juga memberikan dampak lingkungan dan sosial, termasuk bagi pemberdayaan perempuan Indonesia lainnya," kata Tony.
Komitmen tersebut diperkuat melalui program Perempuan Berkarya yang dijalankan bersama United Nations Environment Programme (UNEP). Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan memberdayakan perempuan pelaku usaha sebagai bagian dari upaya menciptakan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang berkelanjutan.
Melalui berbagai inovasi tersebut, CIMB Niaga menegaskan bahwa prinsip keberlanjutan telah menjadi bagian dari strategi bisnis perusahaan, mulai dari pengembangan produk, pembangunan ekosistem layanan, hingga pendampingan bagi pelaku usaha agar mampu tumbuh secara berkesinambungan.
Penghargaan dari Euromoney tersebut semakin memperkuat posisi CIMB Niaga sebagai salah satu bank yang fokus mendukung pertumbuhan sektor UKM di Indonesia melalui layanan yang terintegrasi, digital, dan inklusif.
(sab)
