Notification

×

Minahasa dan Sidrap Perkuat Kerja Sama Pasokan Beras untuk Kendalikan Inflasi

1 Juli 2026 | Juli 01, 2026 WIB Last Updated 2026-07-01T14:23:35Z

 

Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang bersama Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, jajaran pemerintah daerah, Bank Indonesia, serta pelaku usaha saat penandatanganan Kerja Sama Antardaerah di Kantor Bupati Sidrap, Rabu (1/7/2026) (Dok. Ayurahmi Rais)



SIDRAP, indinews.id - Pemerintah Kabupaten Minahasa dan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, memperkuat sinergi pengendalian inflasi melalui penandatanganan Kerja Sama Antardaerah (KAD) yang berlangsung di Kantor Bupati Sidrap, Rabu (1/7/2026).


Selain penandatanganan kerja sama antarpemerintah, kegiatan tersebut juga diikuti penandatanganan kerja sama perdagangan komoditas antara pelaku usaha, pedagang, dan petani dari Kabupaten Minahasa dan Kabupaten Sidrap sebagai langkah memperkuat distribusi pangan antardaerah.


Acara dihadiri Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nurkanaah, unsur pimpinan DPRD, serta jajaran perangkat daerah. 


Dari Sulawesi Utara, hadir Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang bersama organisasi perangkat daerah terkait, pelaku usaha, pedagang, dan perwakilan petani. 


Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara, Joko Supratikto, turut hadir sebagai fasilitator kerja sama tersebut.


Dalam sambutan tertulis Bupati Minahasa Robby Dondokambey yang dibacakan Wakil Bupati Vanda Sarundajang, kerja sama tersebut disebut sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam membangun kemitraan yang saling menguntungkan dengan Pemerintah Kabupaten Sidrap.


"Pengendalian inflasi merupakan agenda strategis yang membutuhkan kolaborasi lintas daerah. Kemitraan ini diharapkan mampu menjamin kepastian pasokan beras, menjaga stabilitas harga, sekaligus memperkuat hubungan ekonomi antardaerah," ujar Vanda saat membacakan sambutan Bupati Minahasa.


Ia menjelaskan, pertumbuhan jumlah penduduk di Kabupaten Minahasa membuat kebutuhan beras masih bergantung pada pasokan dari daerah penghasil. 


Karena itu, kerja sama dengan Sidrap yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi beras nasional dinilai penting dalam menjaga ketahanan pangan.


Pemerintah Kabupaten Minahasa juga berharap kolaborasi tersebut dapat diperluas ke berbagai komoditas strategis lainnya, termasuk pengembangan sumber daya manusia, perdagangan, dan sektor pariwisata.


Sementara itu, Kepala KPw BI Provinsi Sulawesi Utara, Joko Supratikto, mengapresiasi terjalinnya kerja sama antara kedua pemerintah daerah tersebut.


"Kerja Sama Antardaerah merupakan salah satu strategi Tim Pengendalian Inflasi Daerah dalam menjaga keterjangkauan harga melalui penguatan pasokan pangan. Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi berlanjut melalui implementasi business to business sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," katanya.


Menurut Joko, sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat rantai distribusi, meningkatkan efisiensi logistik, menjaga stabilitas harga, serta mendukung daya beli masyarakat melalui pasokan pangan yang berkelanjutan.


Di sisi lain, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menegaskan daerahnya siap mendukung kebutuhan beras Kabupaten Minahasa. Ia mengatakan Sidrap merupakan salah satu lumbung pangan nasional dengan produksi beras yang jauh melebihi kebutuhan konsumsi masyarakat setempat.


"Dengan dukungan lahan pertanian yang luas, sistem pertanian modern, serta fasilitas penggilingan padi yang terus berkembang, Sidrap siap memenuhi kebutuhan pasokan beras bagi berbagai daerah, termasuk Kabupaten Minahasa," ujar Syaharuddin.


Melalui kerja sama tersebut, kedua daerah berharap tercipta hubungan yang saling menguntungkan dalam memperkuat ketahanan pangan regional, menjaga stabilitas harga, serta mendukung pengendalian inflasi secara berkelanjutan melalui kolaborasi antardaerah.


(sab)

CLOSE ADS
CLOSE ADS
close