![]() |
| Penumpang Bandara Sam Ratulangi Manado mengikuti berbagai lomba khas 17 Agustus dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di area terminal.((Dok.Istimewa)). |
MANADO, indinews.id - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado berlangsung sederhana, tetapi tetap semarak. Para penumpang diajak merasakan atmosfer kemerdekaan melalui berbagai hiburan dan kegiatan interaktif di area terminal.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang dipimpin General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi, Radityo Ari Purwoko. Upacara diikuti jajaran manajemen dan insan kebandarudaraan Bandara Sam Ratulangi.
Selain memperingati kemerdekaan, upacara juga diisi doa bersama bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah menghadapi musibah.
Suasana kemerdekaan kemudian berlanjut di terminal penumpang. Sejumlah perlombaan khas 17 Agustus digelar dengan melibatkan para penumpang yang sedang menunggu jadwal penerbangan.
Lomba tersebut antara lain balap karung, memasukkan pensil ke dalam botol, estafet balap kelereng, hingga joget bola tenis. Para pemenang juga mendapatkan hadiah yang semakin menambah antusiasme peserta.
Tidak hanya lomba, nuansa kemerdekaan turut diperkuat melalui pertunjukan bertajuk Simfoni Nusantara. Pertunjukan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi program dukungan kepada sanggar seni, komunitas budaya, dan penggiat kebudayaan tahun 2026 melalui InJourney Community Upskilling.
Sanggar Musik Kolintang Syaloom Dendengan Dalam tampil membawakan musik kolintang di area bandara. Alunan musik tradisional tersebut memberikan hiburan bagi penumpang sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat yang berada di Bandara Sam Ratulangi.
Salah seorang penumpang mengaku kegiatan tersebut membuat waktu menunggu penerbangan menjadi lebih menyenangkan.
“Menurut saya ini menarik sekali. Biasanya kita hanya menunggu boarding atau jadwal penerbangan, tetapi hari ini ada pertunjukan dan lomba-lomba yang bisa kita ikuti. Jadi menunggu pesawat terasa lebih menyenangkan dan tidak membosankan,” ungkap salah seorang penumpang.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi, Radityo Ari Purwoko, yang akrab disapa Oki, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman positif bagi pengguna jasa bandara.
“Peringatan HUT Kemerdekaan RI menjadi momentum bagi kami untuk menghadirkan suasana yang berbeda bagi para pengguna jasa. Kami ingin penumpang tidak hanya mendapatkan pelayanan kebandarudaraan yang baik, tetapi juga dapat menikmati hiburan dan merasakan semangat kemerdekaan selama berada di Bandara Sam Ratulangi,” ujar Oki.
Menurut Oki, keterlibatan sanggar seni dan komunitas budaya juga menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus memberikan ruang kepada pelaku seni untuk memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat.
“Pertunjukan Simfoni Nusantara bersama Sanggar Musik Kolintang Syaloom Dendengan Dalam sehari sebelum hari kemerdekaan, juga menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi untuk mendukung seni dan budaya," katanya.
"Dan pada puncaknya HUT kemerdekaan secara sederhana diadakan kegiatan lomba yang melibatkan penumpang juga menjadi bentuk pelayanan dan apresiasi kami kepada pengguna jasa. Harapannya, pengalaman positif seperti ini dapat memberikan kesan yang baik bagi setiap penumpang yang datang dan berangkat melalui Bandara Sam Ratulangi,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari semangat “Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh” yang diusung dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi juga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan yang semakin humanis dan inklusif, sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi para pengguna jasa.
Melalui kolaborasi dengan komunitas seni dan masyarakat, Bandara Sam Ratulangi tidak hanya menjadi simpul transportasi udara, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan budaya Nusantara dan memperkuat semangat kebersamaan serta nasionalisme.
(sab)
