![]() |
| Antrean kendaraan di SPBU saat pengisian solar bersubsidi (Dok. Istimewa) |
MINAHASA SELATAN, indinews.id - Dugaan penyimpangan dalam distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar kembali menjadi sorotan di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).
Sejumlah informasi yang beredar di masyarakat menyebut nama SK alias Sonny yang diduga memiliki pengaruh terhadap distribusi solar di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Berdasarkan informasi yang berkembang di lapangan, nama tersebut disebut-sebut berkaitan dengan aktivitas distribusi solar di sejumlah SPBU yang berada di wilayah Tumpaan, Amurang, hingga Kapitu.
Namun, hingga saat ini informasi tersebut masih berupa dugaan dan belum dapat dipastikan kebenarannya.
Apabila dugaan tersebut terbukti, persoalan itu dinilai tidak hanya berkaitan dengan antrean kendaraan di SPBU, tetapi juga menyangkut penyaluran BBM bersubsidi yang semestinya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak.
Di sisi lain, masyarakat masih mengeluhkan sulitnya memperoleh solar bersubsidi dan panjangnya antrean di sejumlah SPBU. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi di wilayah Minsel.
Sejumlah warga berharap aparat penegak hukum melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan transparan terhadap informasi yang berkembang.
"Masyarakat tidak membutuhkan sekadar pernyataan. Mereka membutuhkan tindakan nyata. Jika ada dugaan pelanggaran, lakukan penyelidikan," kata warga yang enggan menyebutkan namanya, Sabtu (1/8/2026).
Warga berharal jika ditemukan bukti, tindak tegas sesuai hukum. Namun jika tudingan tersebut tidak terbukti, aparat juga perlu memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Perhatian publik juga tertuju kepada Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Minahasa Selatan yang baru, Iptu Stevi Sumolang. Kehadirannya diharapkan mampu memperkuat penegakan hukum, termasuk menindaklanjuti berbagai informasi terkait dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari SK alias Sonny maupun pihak Polres Minahasa Selatan terkait dugaan tersebut.
(sab)
